Survei Kebebasan Berpendapat, Sebagian Besar Masyarakat Indonesia Ternyata Takut!

KOMPASTV [ • ] Hai aktivis Dedy Dwi Laksono ditangkap oleh aparat kepolisian pada 26 Sep 2011 lalu pukul sebelas malam di kediamannya atas ceritanya soal kerusuhan di Jayapura dan Wamena Papua dan di menjadi tersangka karena diduga melanggar undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik ITB tidak hanya itu mantan wartawan sekaligus musisi Ananda

Badudu ditangkap Polda Metro Jaya 27 Sep 2011 lalu penangkapannya terkait uang yang dihimpun Ananda melalui media sosial dan disalurkan untuk demonstrasi menentang er KUHP dan undang-undang KPK tahun lalu Hai sementara itu lembaga yudikatif politik Indonesia merilis survei pada survei dilakukan pada 24 hingga 30 Sep 2020 dengan total responden 1200 orang

Yang dipilih secara acak dan margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95% salah satu pertanyaannya Apakah warga makin takut menyatakan pendapat Hasilnya cukup mengejutkan 4707 menjaga setuju 22 persen kurang setuju dan 3,6 persen tidak setuju sama sekali sementara survei pentingnya demokrasi dalam pemerintahan 62,4 persen menganggap penting hal ini menurun

Dibanding pada Februari 2020 lalu selain itu juga puluh enam persen responnya juga menyatakan Indonesia kurang demokratis 17,7 persen cukup demokratis dan 37 persen sama keadaannya Hai karenanya baik pemerintah DPR sibuk Society maupun masyarakat harus bersama-sama memperjuangkan memelihara warisan demokrasi reformasi ini yang sudah kita perjuangkan dengan tringat dan darah O

Hai amnesty International Indonesia menilai pemerintah dan aparat kepolisian harus memberikan perhatian kepada temuan mengenai kekhawatiran masyarakat survei terbaru dari indikator menjadi indikasi tentang kemrosotan kebebasan dalam berpendapat Hai pembebasan berpendapat itu sangat penting pertama agar warga negara ikut berpartisipasi yang kedua agar mereka juga ikut di dalam mendorong proses pencerahan pemahaman publik atas sebuah

Masalahnya Hai tidaknya tentang penyampaian pendapat 5707 persen responnya juga menyatakan aparat semena-mena menangkap warga yang berbeda pandangan politik dan 7 3,8 persen publik setuju warga semakin sulit berdemonstrasi Mabes Polri membantah Tudingan aparat semakin bertindak semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pendapat Polri menilai telah bekerja sesuai dengan aturan hidang protap yang berlaku

Sekarang dibilang kebalik balik polisi Represif bukan kita bukan rapper Rashid Polisi juga manusia tadi saya bilang polisi juga memegang protap kita punya juga Sob kita punya Perkap dibekali itu sehingga ada batas-batasnya kalau saat masa sudah anak yg tentunya pasti polisi akan melakukan tindakan Tiran terukur Hai anggota komisi tiga fraksi P3 arsul

Sani menyebut perlu ada penengah dalam ketakutan masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya ia tak menampik fakta metode penegakan hukum dari kepolisian perlu dikritisi kepolisian itu juga perlu apa selektif betullah di dalam melakukan ya proses proses penegakan hukum bukan berarti harus dihentikan sama sekali karena memang faktanya di dunia media sosial kita banyak para provokator

Banyak tukang apa hoax ya saya di dalam negara demokrasi kritik menjadi hal yang biasa jika kritik saja dibungkam dilarang tanpa alasan Sama halnya dengan melanggar undang-undang Dasar 1945 tentang kebebasan berpendapat tim liputan Kompas TV yang disurvei cutter politik Indonesia menyebut mayoritas responden kini takut menyampaikan pendapat dan takut ditangkap karena pendapatnya out hasil

Survei ini mengindikasikan kemerosotan dalam demokrasi di Indonesia Kita akan membahasnya dengan sejumlah narasumber diantaranya sudah ada Mas Adam Kamil graduation dan survei lembaga indikator politik Indonesia pada masa Usman Hamid direktur amnesty International Indonesia dan juga ada Mas Donny gahral tenaga ahli utama ksw Selamat pagi Bapak saya ke Mas Adam dulu untuk memberikan

Penjelasan mengenai hasil dari survei ini apakah memang benar bisa disimpulkan bahwa keterkaitannya dengan ke ragu-ragu and atau setuju bahwa menyampaikan pendapat saat ini menjadi sesuatu yang menakutkan bagi masyarakat ini langsung terkait dengan apa yang dilakukan atau apa yang terlihat dilakukan oleh pemerintah saat ini atau bagaimana sebenarnya sadap baik ia pada dasarnya

Ayo kita sebenarnya berangkat dari ketemuan ketika survei di bulan Mei gimana Di situ eh periode awal-awal darurat pandemi ya dan disitu kita melihat bahwa dampak dari pandemi ini selain Terhadap isu kesehatan dan perekonomian yang sangat besar juga pada dimensi politik ternyata juga punya potensi yang cukup besar terutama terhadap ke kinerja demokrasi dan

Dukungan terhadap demokrasi itu sendiri sebagai sistem pemerintahan nah dari situ kemudian kita mengaitkan kita coba mengaitkannya dengan apa yang menjadi temuan kita disurvei terakhir pada akhir September yang lalu memang temuan ini sangat menarik dan menurut saya sangat karena terutama mungkin bagi Abang Usman dan tentu saja pada para penggiat demokrasi lainnya bahwa demokrasi

Dinilai saat ini menjadi kurang demokratis kemudian juga beberapa indikator dalam aksi pil itu cenderung mayoritas mayoritas cenderung setuju bahwa hak-hak sipil itu sekarang menjadi semakin terhambat memang perlu ada sudut pandang yang lain yang lebih luas lagi dalam memandang ini apakah betul ini adalah pertanda kemerosotan demokrasi kita tapi paling pindah dari temuan

Survei yang kita dapatkan kita melihat dari sudut pandang pandemi karena memang kejadiannya itu di awal-awal pandemi kita punya super dibulan Mei Pak Hai Padahal di bulan Februari satu bulan sebelum status darurat pandemi ini diberlakukan itu dukungan terhadap demokrasi Tegal evaluasi terhadap kinerja demokrasi itu tertinggi termasuk yang tertinggi paling tidak dapat dalam

Lima tahun kebelakang tapi kemudian tampak kemudian ha merosot jadi kita melihat ini dari sudut pandang pandemi ojek masukkan itu membaca logikanya Seperti apa Kenapa karena adanya pandemi berpengaruhnya kepada kalau-kalau tingkat kepercayaan terhadap pemerintah mungkin ini sesuatu yang wajar karena melihat penanganan pandemi mungkin kecewa mungkin puasa yang lain tapi

Bahwa takut menyatakan pendapat Mengapa ini bisa mempengaruhi kondisi sebelum pandemi dan pasca panen atau padat saat pandemi terjadi berimplikasi Hai Radha penerapan faceb’ pembatasan sosial berskala besar yang sangat masif sehingga semua aktivitas kehidupan itu banyak terhenti disitu banyak penghambat disitu sehingga bisa saja itu dialami seperti itu namun demikian ada

Penyelesaian ada pesan yang cukup serius dari publik bahwa Demokrat menjadi kurang demokratis bukan hanya terhadap elit tapi juga terhadap interaksi di masyarakat ketika cinta berbicara tentang copied Kita punya perbedaan pandangan dengan hal tetangga saudara kita yang punya pandangan yang lain itu bisa memicu konflik di tingkat bawah Jadi mungkin persoalannya tidak begitu

Serius kepada apa namanya demokrasi yang elitis tapi sumber perpecahan itu luar biasa Oke antar-antar warga juga begitu Mungkin aja ini memang pertanyaannya buka tidak kepada pemerintah juga ya kalau saya bacakan bisnis 7 atau tidak warga makin takut menyatakan pendapat bukan pendapat terhadap pihak tertentu begitu ya Mas Adam ilmu ininya Oke pemerintahan

Terhadap majalah menyatakan pendapat seperti itu tapi bisa jadi ini juga di Trigger oleh situasi pandemi karena kalau kita lihat dari sudut pandang pandemi kurang lebih seperti itu pencet bajaj kemasan yang bisa menanggapi walaupun ini memang secara umum gitu kepada masyarakat tapi ini kan tidak terlepas juga dari bagaimana sejumlah

Tadi super kita juga Ingatkan beberapa kasus yang akhirnya memunculkan a Hai Papa keragu-raguan khususnya dikalangan aktivis untuk bisa lebih terbuka menyatakan pendapat mereka Jadi mau tidak mau memang pemerintah kalaupun memang bukan pemerintah yang dituju disini satu-satunya bukan pemerintah saja tapi pemerintah mungkin bisa lebih memberikan jaminan kebebasan berpendapat

Bagi masyarakat Indonesia gitu Mas SONY Hai baik pertama mereka sangat mengapresiasi ya survei yang dibuat oleh air indikator politik Indonesia ya sebagai masukkan yang kedua keberanian untuk menyatakan kekhawatiran juga bagian berikut bahkan berpendapat jadi orang mengatakan bahwa khawatir tidak bisa berpendapat juga bagian dari good berpendapat sebisa berpendapat tentang

Kekhawatirannya itu yang kedua yang ketiga kekhawatiran itu diturunkan oleh apa tadi sudah ditunggu sedikit oleh apa namanya dari indikator politik Indonesia bahwa ya kadang bahwa apa namanya aktornya bukan cuman aktifkan negara terduga negara ya Nah kalau aktornya negara saya akan ada koreksi internal manggah memang ada butuh power di itu

Itu saya kira apa namanya pekerjaan rumah untuk membenahi internal kalau yang aktornya noda Rain saja kita harus koreksi juga ya artinya memang kebebasan itu tidak boleh kemudian mencederai kebebasan alay kalau kemudian pendapat itu bertato makin jadi ujaran kebencian hasutan lokasi ya apa namanya lain sebagainya itu sekira harus ditindaklanjuti tahu kum dan

Pemerintahan sampai sejauh ini ia masih apa namanya bekerja dalam koridor hukum karena hukum melihat sebagai panglima bukan politik begitu kita berbeda dengan regional Jember dahulu dimana kalau dulu lawan politik itu adalah ancaman negara maka apaan negara bekerja Terus sekarang musuh politik yaitu musuh itu motif politik tapi saudara sebangsa setanah

Air wudhunya presiden sendiri ya lawan politiknya jadikan menteri dijadiin diberikan penghargaan Mahaputra Nararya jadi ini telah dari bagian bawah tutup politik bukan untuk dibungkam bukan untuk ditekan tapi dihargai pasukannya sebagai saudara sebab ke tanah air dan bilamana ada apa namanya persoalan dalam proses-proses penangkapan Lebih lah kan kalau ada kapan

Hai masalah di Papua adilan dan mereka Sangat terbuka Oke Langsung mungkin anda punya pendapat berbeda Momo kepercayaan berpendapat atau ketakutan untuk berpendapat Lalu setelah berakhirnya otoritarianisme Orde Baru tetapi survei itu menunjukkan bahwa ketakutan itu tidak pernah lebih parah lagi saat ini dengan jumlah yang ditunjukkan sangat besar berapa itu 79 nah sebenarnya kalau

Menurut atau tidak Itu sudah hampir seluruh itu hidup tentang gereja menimbulkan terjadinya kemerosotan tidak bisa dipandang mengalami kemudian sudah mengundurkan lebih jauh lagi kondisi demokrasi di Indonesia gitu kalau saya berargumen bahwa itu lebih kemunduran yang sudah ada sebelum Copycat termasuk dalam hal ini kebebasan berpendapat sebelum Anda melanjutkan mungkin anda

Bisa jelaskan bagi yang awam mungkin tidak bisa langsung mengkorelasikan antara covert dengan kemunduran demokrasi di di titik mana ini bisa sangat mempengaruhi profit ini pada kemunduran demokrasi ini cepat Hai tidak Tono atau kasusnya 6 dapat duduk juga Gan Tapi memang ada pemberlakuan kebijakan yang menjadi konsekuensi untuk kedaruratan kesehatan

Misalnya pembatasan sosial berkala untuk bergerak itu dibatasi ya tidak dapat sebagai indikator untuk menentukan demokrasi belum tentu gitu menyembuhkan di awal tapi menunjukkan kekuatan lebih tinggi daripada yang sekarang itu lebih turun tapi Masih Pak Masih masalahnya Hai mereka mulai takut dan ketakutan itu jumlahnya sangat besar itu hampir 80%

Termasuk takut untuk protes itu tadi di awal juga diuraikan oleh KompasTV tentang misalnya anak katak yang dilarang untuk kepentingan rakyat untuk tipe sementara sebenarnya PBB tahun lalu kita menegakkan bahwa anak-anak itu berhak untuk menyatakan pendapat termasuk untuk ikuti dalam protes jadi yang perlu dilakukan oleh negara Bukan Dengan mengatakan anak-anak tidak boleh

Bagaimana praktis melainkan kalau anak-anak demonstrasi negara akan melindungi mereka kami itu adalah hak yang dijamin oleh konstitusi jadi teh cara memang survei hanya menegaskan kembali pertama keadaan demokrasi yang sudah mundur khususnya kebebasan berpendapat kebebasan sipil Yang kedua bahwa pop ikut Maaf terasi kemunduran demokrasi itu Terutama sejak survei yang ditunjukkan oleh mereka bagaimana

Perasaan juga ada angka mengenai Bagaimana masyarakat responden di sini setuju dengan demokrasi ini cukup mengkhawatirkan juga bahwa ini pun angkanya juga menurun Apakah terbaca Sebenarnya apa yang mendorong masyarakat sampai angka kepercayaan Trump demokrasi ini menurun Apakah memang memiliki pemahaman lain kah atau justru tingkat kepercayaan terhadap proses demokrasi

Yang mereka lihat selama ini yang akhirnya mengecilkan kepercayaan tersebut mengalami itu kesehatan dan itu perekonomian kelompok yang punya kekuatan finansial yang lebih baik mungkin dia akan cendrung kepada isu kesehatan pembatasan sosial kemudian dilanjutkan sementara kelompok yang berseberangan yang lebih menengah-bawah gitu mungkin itu dia akan lebih cenderung kepada PBB dihentikan kegiatan perekonomian gitar

Jalan Kembali sehingga dari situ Itu kan aspirasi bagi publik dan 20 itu kemudian saling menunggu Bagaimana respon pemerintah dalam Penanganannya Zainuddin dari situ akan menghasilkan lagi evaluasi terhadap kinerja pemerintah itu dan juga terkait dengan demokrasi hai oke nah saya nanti juga mau ke Mas Soni untuk melihat bahwa sebenarnya

Kalau dibilang bahwa ini hanya apa antarwarga nih pengaruh besarnya seperti dikatakan masa anda bahwa takut menyatakan pendapat di media sosial karena justru nanti haters yang datang ataupun orang-orang yang sudah jelas-jelas berseberangan pendapat dengan saya langsung menyerang dan lain-lain tapi kembali lagi bahwa pemerintah seharusnya bisa lebih menjamin ini dan mungkin kepercayaan

Terhadap pemerintah bukan kepercayaan bahwa saya kalau berpendapat ditangkap tapi kalau saya berpendapat tidak ada melindungi mungkin juga menjadi salah satu aspek kita kembali lagi dan bahasa usai jeda berikut ini hai hai

JAKARTA, KOMPAS.TV – Survei pada masyarakat Indonesia mengenai kebebasan berpendapat menghasilkan sebagian besar takut dalam menyampaikan pendapat.

Dandhy Dwi Laksono ditangkap oleh aparat kepolisian pada 26 September 2019 pukul 23.00 WIB di kediamannya atas cuitannya soal kerusuhan di Jayapura dan Wamena, Papua.

Dhandy menjadi tersangka karena diduga melanggar UU tentang informasi dan transaksi elektronik (ite).

Tidak hanya itu, mantan wartawan sekaligus musisi Ananda Badudu ditangkap Polda Metro Jaya 27 September 2019 lalu.

Penangkapannya terkait uang yang dihimpun Andan melalui media sosial dan disalurkan untuk demonstrasi penentang RKUHP dan UU KPK tahun lalu

Sementara itu, Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survey, pada survei ini dilakukan pada 24-30 September 2020. Dengan total responden 1.200 orang yang dipilih secara acak dan margin of error sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Salah satu pertanyannya, Apakah warga makin takut menyatakan pendapat? Hasilnya cukup mengejutkan. Hasilnya 21,9 persen sangat setuju, 47,7 persen menjawab agak setuju. 22,0 persen kurang setuju, 3,6 persen tidak setuju sama sekali.

Amnesty International Indonesia menilai, pemerintah dan aparat kepolisian harus memberikan perhatian kepada temuan mengenai kekhawatiran masyarakat.

Survei terbaru dari indikator menjadi indikasi tentang kemerosotan kebebasan dalam berpendapat.

Mabes Polri membantah tudingan aparat semakin bertindak semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pendapat.

Polri menilai telah bekerja sesuai dengan aturan dan protap yang berlaku.

Anggota Komisi III Fraksi PPP Arsul Sani menyebut perlu ada penengah dalam ketakutan masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya.

Ia tak menampik faktametode penegakan hukum dari kepolisian perlu dikritisi.

Dalam negara demokrasi, kritik menjadi hal yang biasa. Jika kritik saja dibungkam dan dilarang tanpa alasan, sama halnya dengan melanggar UUD 1945 tentang kebebasan berpendapat.
Sobat KOMPASTV, Info tentang #Survei #Kebebasan #Berpendapat #Sebagian #Besar #Masyarakat #Indonesia #Ternyata #Takut ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:18:30 detik.

Apabila Dirimu, penggemar setia KOMPASTV Membutuhkan media komunikasi , yang menggunakan jaringan internet atau bentuk komunikasi yang ada di dunia maya (internet). Berdebar.com tumbuh seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi internet serta teknologi elektronik lainnya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Program Membership Berdebar ini.

Atau anda Punya Masalah Survei Kebebasan Berpendapat, Sebagian Besar Masyarakat Indonesia Ternyata Takut! ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Survei Kebebasan Berpendapat, Sebagian Besar Masyarakat Indonesia Ternyata Takut! yang telah dilihat oleh 7179 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © KOMPASTV 1110 | #Survei #Kebebasan #Berpendapat #Sebagian #Besar #Masyarakat #Indonesia #Ternyata #Takut

Mahkamah Agung,.UU ITE kebebasan berpendapat telah di hapus,.Hakim masih mencari-cari Video Tawuran acak atau pembantaian ada dimana ya.^

8 bulan ago

Menurut saya, untuk masalah kebebasan berpendapat yang ternyata masyarakat Indonesia takut untuk menyampaikan pendapatnya itu hal yang betul sesuai dengan survei yang sudah dilakukan seperti di video. Untuk penyebabnya bisa saja masyarakat takut dikarenakan adanya UU ITE yang dapat merugikan bagi orang yang mengungkapkan pendapat pribadinya dan ternyata ada seseorang yang tidak menyukai pendapat orang tersebut, kemudian dapat saja dilaporkan.

Untuk itu, kita boleh saja memberi pendapat maupun mengkritik kepada apapun tetapi dengan bahasa yang sopan dan satun sehingga objek yang kita bahas tidak merasa terhina. Dan perlunya bukti ketika ingin mengkritik sehingga tidak dianggap hoax. Kemudian, lebih mengedukasi diri tentang perbedaan opini, kritik, hoax, dan menghina agar tidak takut untuk menyampaikan pendapat.

1 tahun ago

Aku gak takut menyuarakan pendapat dan kritik. Yang penting disampaikan dg bhs yg santun dan memberikan solusi bkn dg kebencian dan keonaran.

2 tahun ago

Demokrasi nul

3 tahun ago

Kesimpulannya lebih berhati-hati lagi dalam bermedia sosial. Jadikan media sosial sebagai jalan yang lurus antara rakyat dan pemerintah. Jadilah netizen yang baik. Boleh mengkritik, tapi harus ada bukti signifikan. Jangan asal kritak-kritik tanpa adanya bukti. Manfaatkan kebebasan berpendapat dengan baik. Kita sebagai rakyat bebas berpendapat, tapi jangan sampai kebablasan.

3 tahun ago

Yang kita butuhkan adalah Pemerintah yang mampu mengawal demokrasi dengan baik, bukan yang memanfaatkan demokrasi untuk kepentingannya.

3 tahun ago

Tergantung survainya dimna,kalau takut ga akan ada demo terus menerus,jngn dibolak balik.

3 tahun ago

ini bagus masyarakat mulai hati2 menyampaikan pendapat. jangan asal nyinyir tanpa fakta, cuma modal komentar "berani gk hukum mati koruptor"

3 tahun ago

Perlu diberi edukasi tentang bedanya opini dan hoax, kritik dan hina agar tidak takut untuk berpendapat.

3 tahun ago

Jangankan mau menghargai pendapat rakyat, nasihat2 allaah dalam alquranpun pura2 tdk tahu.

3 tahun ago

Bukan rakyat takut menyatakan pendapat, tapi rakyat bosan saja karena pemerintah bila dikritik jika tdk memuji kinerjanya maka pura2 tdk mendengar, kalau panas diblokir, kalau keras ditangkap. Itu saja kesimpulannya. Jadi maunya pemerintah dipuji bukan dikritik. Aduh jadi gawat ini negeri. Tambah para lagi ehhh kadangtu benar pendapat rakyat, tapi apa??? Dibilang hoax..

3 tahun ago

TERLALU BEBAS …SANGAT BERBAHAYA. …

3 tahun ago

KITA PARA ELIT, KITA PARA INTELEKTUAL SUPER SIBUK BAK LALAT GITU ADA SUATU BANGKAI SEMUA LATAH NYERBU BAHKAN IKUT IKUTAN.
Kebebasan berpendapat sah sah aja nggak aneh dan baru di saat tumbangnya orde baru hingga kini namun.sangat disayangkan kebebasan yg kebablasan disalah gunakan.
Fakta bukti dan kenyataan buka tengok aja didunia maya yg ada ujaran profokatip, fitnah umpatan cacian bukannya bagai mana cara pandang masalah dan solusi menghadapi masalah.
Sampai saat ini yg ada cuman bacotan bacotan dgn berselubung, bertopeng santui sebagai senjata lalu menyerang membangun opini.
Coba aja kalau kebebasan ini mulai mengajak gimana kiat kiat membangun, kiat kiat kerjasama mengentaskan kemiskinan, kiat kiat mengajak bagai mana menemukan teknologi baru terbarukan dlm berbagi memdorong kemajuam pelaku usaha kecil
Nah hal ini yg sangat amat nggak muncul ataupun kagal kedengaran.

3 tahun ago

Begitulah pejabat di depan media

3 tahun ago

Berani karna benar,takut karna salah👍👍👍❤️❤️❤️

3 tahun ago

Rezim Sekarang Lebih Membodohi,Memiskinkan Rakyat Nya Sendiri..
Dari Semua Aspek kehidupan Hak Manusia…

3 tahun ago

Yang takut mengemukan pendapat baik lewat Demo walaupun lewat media sosial adalah orang orang yang bila mengemukakan pendapat dengan semena mena dengan kata kata kasar dengan berbuat anarki merusak pasilitas umum. Adapun Polisi hanya melaksanakan tugas bila yang mengemukakan pendapat tertib dan santun percaya polisi tidak akan berbuat penangkapan menyakiti para pendemo. Namun karena yang mengemukakan pendapat berbuat anarkis tugas Polisi hanya menertibkan.

3 tahun ago

Parah… tahun ini bener2 pendapat rakyat sudah di berubah menjadi penghasutan, ujaran kebencian, dan penghinaan. Jika begini sama saja dengan melanggar hak berpendapat.

3 tahun ago

Hahaha MAKASIH KOMPAS TV hasil survei nya mewakili hati kami dari masyarakat. Berkatalah apa adanya dan sejujur2nya dgn hasil. Semoga kompas tv jaya selalu.

3 tahun ago

Ralyat bebas berpendapat koq, aman tanpa kuatir kenapa napa, tapi dalam hati aja ngomongnya

3 tahun ago

Udah gampang kok jadi rakyat…. Klo misalkan para elite sikapnya begitu kompak saja gak nyoblos adalah solusi terbaik. Soalnya nyoblos percuma nanti klo sdh jadi pejabat mereka lupa rakyatnya dan gak boleh kritis mending joged ajah 😂 biarlah mo main proyek, mo main korupsi terserah kalian lah 😎 nanti juga masyarakat tau sendiri , di kritisi gak diterima dg baik malah main serang , main buzzer, akun palsu, dll seharusnya jadi pemerintah jangan BAPERAN 😎 terima kritik dg baik dan ditampung 😎

3 tahun ago

Tinggalkan Komentar

DAPATKAN BONUS 10 RUPIAH PER DETIK
 program  berdebar
~
By. https://berdebar.com/r8i8